Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Palangka Raya

ASET DAERAH MILIK PEMERINTAH KOTA PALANGKA RAYA DILELANG

Palangka Raya, Tampak pada gambar arahan sekaligus pembukaan lelang yang disampaikan oleh Walikota Palangka Raya yang diwakili oleh Asisten 2 Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra H. RAHMADI HN,S.H.,M.PA, didampingi oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Palangka Raya H. AKHMAD FORDIANSYAH,S.H.,M.AP dan SUKAESIH selaku Pejabat Lelang dari KPKNL Perwakilan Provinsi Kalteng.

Untuk ketiga kalinya Pemerintah Kota Palangka Raya melakukan lelang kekayaan Aset Daerah secara transparan terbuka untuk publik, karena sebelum pelaksanaanya terlebih dahulu dipublikasikan melalui media koran Kalteng Post,   salah satu upaya Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah selaku pengelola teknis administrasi eksekusi lelang bekerja sama dengan  Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Provinsi Kalimantan Tengah, salah satu unit kerja yang saat ini berada di bawah naungan Dit.Jend. Kekayaan Negara Departemen Keuangan RI. Dengan merujuk pada surat perjanjian MOU (momorendun of understanding) No.4/PKS-KSD/PLK/2017 dan No.001/MOU/WKN12/KNL.01/2017. Tentang peningkatan dan Pengembangan Aset Daerah Pemerintah Kota Palangka Raya tanggal 22 Maret 2017.

Hal lain yang sangat mendasar menurut Kepala Bidang Pengelola Aset Daerah Kota Palangka Raya Nanang Noor Aslam, S.E.,M.AP “ Kita bekerja sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku, diantarnya adalah berdasarkan Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah Peraturan Menteri Dalam Negeri No.19 Tahun 2016 dan Surat Keputusan Walikota Palangka Raya No.188.45/362/2017 tentang Persetujuan Pemindah tanganan Barang Milik Daerah (BMD) dari daftar pengguna barang/kuasa pengguna barang di Lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya tanggal 28 Agustus 2017.Barang Milik Daerah yang sudah dilelang dipublikasi melalui media masa agar tercipta transparansi dan akuntabel pada publik, bagi siap saja masyarakat yang ikut jadi peserta lelang asalkan memenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan berdasarkan peraturan yang berlaku, ucapnya. Lebih lanjt Nanang menjelaskan “Kita telah melakukan perubahan sistem dan minsed pola berpikir secara objektif, yang dulunya menggunakan DUM untuk mendapatkan kendaraan Roda 4 dan roda 2, seiring dengan perubahan regulasi dan sistem,” maka kita berupaya melakukan sesuai dengan tuntutan jaman, urainya.

Sementara sisi lain menurut data yang diperoleh dilapangan sebanyak 139 peserta lelang yang mendaftar di panitia sejak dibukanya pendaftaran lelang dimedia sejak hari kamis, 14 September 2017 s/d hari senin, 18 September 2017 yang terdiri dari masyarakat dan Aparatur Sipil Negara. Setelah diporoses seleksi berkas yang oleh panitia khususnya di Sub Bidang Pengamanan dan pemanfaatan BPKAD yang memenuhi syarat untuk mengikuti lelang sebanyak 112 orang, dalam pelaksanaan  hari ‘H’pada hari selasa 19 September 2017 pukul 09.30 WIB di Balai Kota di ruang Penteng Karuhei II pemenangnya sebanyak 30 orang artinya ada 82 orang peserta lelang yang masih belum beruntung, karena sistem yang dianut azas keterbukaan,”Siapa pun peserta yang mengikuti lelang yang memenuhi syarat pemenangnya adalah,”Penawaran yang tertinggi dari limit harga yang telah ditentukan,” jelas Pagit selaku Kepala Sub Bidang Pengamanan dan Pemanfaatan.

Menurut Walikota Palangka Raya yang diwakili oleh Asisten 2 bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Sekretariat Daerah H. RAHMADI HN,S.H.,M.PA, “Pemerintah Kota Palangka Raya telah melaksanakan lelang sebanyak tiga kali ini untuk kendaran dinas roda 4 dan roda 2 untuk masalah teknis lelang Pemko telah melakukan kerjasama dengan pihak KPKNL  yang dituangkan dalam MOU. Sementara disaat yang bersamaan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) H. AKHMAD FORDIANSYAH, S.H.,M.AP memaparkan seluruh rangkaian pasca lelang sudah melalui mekanisme dan prosedur peraturan yang berlaku,” Barang Milik  Daerah yang dilelang pada hari ini sebanyak 35 unit kendaraan baik roda 4 maupun roda 2 dan BMD tersebut sudah dapat dilihat di halaman kantor BPKAD sejak beberapa minggu yang lalu, lebih lanjut alumni Pasca Sarjana Master Kebijakan Publik Muhammadiyah tersebut menjelaskan, “ Ini lelang terbuka untuk umum siapapun pemenangnya peserta nominal yang tertinggi jadi pemenang, dari harga limit yang sudah dipublikasikan melalui media ada beberapa kewajiban dari pihak pemenang nantinya diantaranya adalah membayar Pajak Kendaraan, biaya balik nama dan dibebankan sebesar 2% dari harga limit dibebankan kepada pemenang. Ia juga menjelaskan nanti dari hasil lelang ini akan di setor ke Kas Daerah untuk selanjutnya salah satu sumber menjadi Pendapatan Daerah,” urainya.

Peserta Lelang kendaraan roda 4 saat mengikuti proses lelang di aula Penteng Karuhei 2 Balai Kota Palangka Raya pada hari Kamis 19 September 2017.

Dua orang ASN bersaing secara konpetitif, transparan dan fair peserta lelang roda 4 saat mengikuti proses lelang terbuka di aula Penteng Karuhei 2 Balai Kota Palangka Raya selas 19 September 2017.

Tak terkecuali salah satu anggota dari TNI juga ikut ambil bagian menjadi peserta bersaing secara konpetitif, transparan dan fair peserta lelang roda 4 saat mengikuti proses lelang terbuka di aula Penteng Karuhei 2 Balai Kota Palangka Raya selas 19 September 2017.

Peserta melakukan registrasi administrasi dengan pihak petugas dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) di aula penteng Karuhei 2 Balai Kota.

Peserta lelang mendengarkan paparan dan arahan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) di aula penteng Karuhei 2 Balai Kota.

Pejabat Lelang SUKAESIH memberikan arahan, mekanisme dan prosedur lelang dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) di aula penteng Karuhei 2 Balai Kota dari harga limit yang sudah dipublikasikan melalui media ada beberapa kewajiban dari pihak pemenang nantinya diantaranya adalah membayar Pajak Kendaraan, biaya balik nama dan dibebankan sebesar 2% dari harga limit dibebankan kepada pemenang.